Fakta Kebohongan

1. Apabila mengatakan sebuah kebohongan, orang biasanya tidak akan terlalu mendetail tapi hanya sebatas garis besarnya aja. Ini untuk menghindari pertanyaan lebih lanjut yang akibatnya musti bohong lebih lanjut lagi dan bisa menjadi bumerang buat diri sendiri apabila terlalu medeskripsikan suatu detail.

2. Ciri-ciri tubuh seperti kontak mata, duduk yang tidak tenang, garuk-garuk hidung atau banyak menggunakan bahasa tangan tidak bisa dianggap sebagai patokan untuk mendeteksi kebohongan. Gerakan dan ciri tubuh seperti itu bisa dilatih, terutama untuk aktor.

3. Seorang pembohong biasanya jarang mengasosiasikan dirinya sendiri dengan cerita/kebohongan yang sedang diucapkannya. Dia akan jarang menggunakan kata-kata seperti gue, saya, kita, kami dsbnya.

4. Lupa. Apabila kita ditanya sebuah pertanyaan yang tidak penting, misalnya detail dari kegiatan kita weekend kemarin, seorang yang jujur biasanya akan tidak sungkan untuk ngomong “Wah, gue agak lupa tuh weekend kemarin ngapain aja..“. Tapi seorang pembohong akan berusaha untuk me-recall segala detil tidak penting yang mungkin menurut dia penting untuk disampaikan. Sedangkan orang jujur akan merasa santai aja apabila dia mengaku lupa terhadap hal itu.

Advertisements

Web Hosting Murah | Shared Hosting Murah | Registrasi Domain Murah

my tweet

Badge

blog-indonesia.com

RSS my tumblr

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

instagram

There was an error retrieving images from Instagram. An attempt will be remade in a few minutes.

Blog Stats

  • 88,956 hits

%d bloggers like this: